Forensik File Log dengan Google Dorking

Diupdate: 11 Januari 2026 • Kategori: Server Admin • Level: Expert

Setiap kali Anda mengakses website, server mencatat aktivitas Anda ("request") di file log. File log seperti access.log dan error.log adalah rekam jejak digital. Jika admin server lupa memblokir akses ke file ini, penyerang bisa mendapatkan wawasan mendalam tentang struktur internal aplikasi dan perilaku pengguna lain.

1. Jenis Log yang Terekspos

Access Logs (access.log):

Mencatat setiap kunjungan: IP address, User Ageng (Browser), URL yang diminta, dan kode status (200, 404).

intitle:"index of" "access.log"
filetype:log intext:"POST /login.php"

Bahaya: Terkadang aplikasi mengirimkan token sesi atau password melalui parameter URL (GET Request) yang tercatat di sini.

Error Logs (error.log):

Mencatat kesalahan sistem. Ini emas bagi hacker karena membocorkan path absolut (Full Path Disclosure).

filetype:log intext:"PHP Fatal error"
intext:"Warning: mysql_connect()" filetype:txt

2. Framework Specific Logs

Framework modern menyimpan log di lokasi standar.

Laravel Logs:

inurl:"storage/logs/laravel.log"

Log Laravel sangat "cerewet". Jika mode debug aktif, log ini bisa berisi seluruh Environment Variables, Query Database, dan Stack Trace error.

Symfony Logs:

inurl:"app/logs/prod.log" OR inurl:"var/log/prod.log"

3. FTP & SSH Logs

Log ini menunjukkan siapa yang mencoba login ke server (Brute Force attacks).

filetype:log "vsftpd.log"
intext:"Accepted password for" filetype:log

4. Analisis Forensik Sederhana

Jika Anda menemukan file access.log, apa yang harus dicari?

🚀 Analisis Server Logs

Apakah log server Anda bocor? Cek kategori "Server & Config" di Dork King.

Ke Generator Dork King